Logo Website Annajah
Search

Inilah Biografi Lengkap Pengarang Kitab Fathul Qorib!

Inilah Biografi Lengkap Pengarang Kitab Fathul Qorib!

Table of Contents

Salah satu kitab yang populer di kalangan pesantren dan santri di seluruh Indonesia yaitu ada kitab dengan judul Fathul Qorib. Kitab ini merupakan kitab idola para santri pemula ataupun ulama Islam yang mereka baru mempelajari ilmu fiqih.

Bahkan kitab Fathul Qorib merupakan salah satu yang wajib dipelajari terutama di Universitas Al Azhar di Mesir. Pengarang kitab Fathul Qorib yaitu Al-Ghayah wa At-Taqrib dan termasuk kitab fikih bermazhab Asy Syafi’i.

Kitab Fathul Qorib ini merupakan kitab yang disusun Ibnu Qosim Al Ghazi menjadi sangat ringkas serta sistematis. Kitab Fathul Qorib ini merupakan penjelasan dari kitab yang dikarang oleh Al Qadhi Abu Syuja.

Pada naskah yang ditulis oleh Abu Syuja terkadang dinamai dengan At Taqrib dan terkadang pula dinamai dengan Ghayatul Ikhtishar. Oleh karena itu, Al Ghazi memberikan nama kitab Fathul Qorib ini menjadi dua nama yaitu Fathul Qorib Al Mujib Fi Syahril Alfadzi At Taqrib dengan Al Qaul Al Mukhtar Fi Syarhi Ghayatil Ikhtisar.

Pada pendahuluan kitab Fathul Qorib ini, pengarangnya yaitu Al Ghazi berharap kepada para pemula untuk dapat mengambil manfaat pada masalah cabang syariat serta agama. Selain itu diharapkan juga kitab ini dapat dijadikan sebagai media untuk umat Islam yang ingin lebih mendekatkan dirinya kepada sang pencipta.

Seluruh pesantren di Indonesia pasti banyak yang mempelajari kitab Fathul Qorib. Kitab ini merupakan kitab yang pembahasan secara ringkas. Tetapi hampir semua pembahasan fiqih ada dan masuk dalam kitab ini.

Pembawaannya yang sederhana membuat kitab ini sangat cocok untuk dipelajari oleh pemula terutama dalam mempelajari ilmu fiqih. Kitab tersebut juga menjadi salah satu karya seorang Ulama yang ahli di bidang Fiqih yang dikenal dengan dua nama yaitu dengan nama Ibnu Qasim dan Ibnu Al Gharabili. Pengarang Kitab Fathul Qorib masih dikenal hingga kini.

Kisah Masa Kecil dan Tempat Kelahiran Pengarang Kitab Fathul Qorib

Pengarang Kitab Fathul Qorib ini yaitu Ibnu Qasim lahir di tahun 859 H. Beliau ini tumbuh dan juga besar di tanah kelahiran. Ibnu Qosim kemudian mulai perjalanan pendidikan di kota dimana ia dilahirkan. Pada saat itu Al-azhar merupakan salah satu kiblat dari ilmu pengetahuan terutama di dunia Islam.

Ibnu Qasim datang ke Kairo di tahun 881 H yaitu pada usianya yang menginjak 22 tahun. Beliau kemudian memulai belajar ilmu agama disana dengan cara menghafalkan Alquran di maktab lalu Beliau belajar ilmu qiraat yaitu dengan mengaji kitab asy-Syatibiyyah.

Kemudian mempelajari ilmu fiqih dengan menggunakan kitab minhaj Nawawi, dia juga mempelajari ilmu Hadis menggunakan kitab Alfiah Hadits, serta mempelajari ilmu Nahwu dengan menggunakan kitab Alfiyah Ibn Malik dan juga mempelajari Ilmu usul Fiqih dengan menggunakan kitab Jam’u al’Jawami’ serta berbagi ilmu lain yang sudah banyak beliau pelajari.

Guru Ibnu Qasim

Pengarang Kitab Fathul Qorib, yaitu Ibnu Qasim punya banyak guru pada saat sedang mempelajari ajaran agama Islam. Berikut ini merupakan beberapa guru dari Syekh Ibnu Qasim

  •     Pada tahun 821-889 H atau 1419 – 1484 M Syekh Ibnu Qasim memiliki guru pada saat mempelajari usul Fiqih serta ilmu Arudh secara utuh sampai dengan selesai yaitu Al Imam Muhammad bin Abdul Mun’im bin Muhammad Al Jaujari as-Syafii.
  •     Pada 821 sampai 891 H Syekh Ibnu Qasim mempelajari kitab Alfiyah hadis sampai dengan selesai, mempelajari kitab Al Adzkar Nawawi, lalu mempelajari kitab Al Qaul Al Badi’ yaitu dari Imam as-Shakowi.
  •     Pada 826 sampai 912 H Beliau juga mempelajari ilmu Faraidh, mempelajari al-Jabar, dari Muhammad bin Muhammad bin Ahmad Al Ghazal as-Syafi’i.
  •     Selain itu beliau juga belajar ilmu fiqih, belajar Lughoh dari As-Syamsu Al Himshi.
  •     Pada tahun 823-926 H belajar dengan Syaikh Islam Zakaria al-Anshari.
  •     Beliau juga ikut belajar ilmu fiqih dengan Al-‘Abadi.
  •     Syekh Ibnu Qasim juga ikut belajar dari Zainuddin Zakaria dalam mempelajari kitab Jam’u al-Jawami’ karya al-Mahalli dan Qiraat Sab’ah.
  •     Mempelajari ilmu kitab Syarah al-‘Aqaid dan Hasyiyah nya, al-Quthbi fi al Mantiq, Syarah, at Tashrif dan lain sebagainya bersama gurunya yaitu Alauddin al Hishni.
  •     Mempelajari kitab Syarah Asykal at Ta’sis dari Jamaluddin al Kurani.
  •     Mempelajari ilmu Qira’at Sab’ah dan Arba’ah Asyar dari Zainuddin Ja’far.
  •     Mempelajari ilmu Qira’at hingga surat al Ankabut dari As Sanhuri.
  •     Ikut mempelajari ilmu Qiraat Asyrah sampai dengan Surah al Hijr dari Syamsuddin Muhammad bin Abu Bakar al-Himshani.

Selama di Kairo pengarang Kitab Fathul Qorib, Ibnu Qasim menempuh belajarnya di masjid al-Azhar. Kemudian beliau menjadi pengajar di masjid tersebut dan mengajar juga di Masjid Al Qal’ah. Beliau juga terkenal sebagai seorang yang qanaah, beliau ini tidak senang dengan adanya pangkat dan jabatan tidak senang pula dengan popularitas serta memiliki perangai yang tenang.

Ibnu Qasim wafat pada hari Rabu, tepatnya 6 Muharram 918 H pada usianya 58 tahun dan wafat di Kairo.

Kitab Fathul Qorib ini merupakan kitab kuning yang pembahasannya terkait dengan persoalan fiqih seperti di dalamnya ada pembantu tentang salat thoharoh puasa Haji, zakat, munahakat, jinayat dan mawaris.

Kitab Fathul Qorib Membahas tentang?

Kitab Fathul Qorib ini menjadi salah satu kitab dengan bahasa Arab tanpa menggunakan terjemahan dan harakat di dalamnya. Kitab yang juga dikenal dengan kitab gundul atau kitab kuning ini menjadi salah satu kitab favorit karena mudah di pelajari oleh santri.

Dalam penyusunannya kitab ini disusun dengan ringkas dan sistematis. Penggunaan dari kitab Fathul Qorib ini dijadikan sebagai sumber utama dan juga pegangan wajib untuk semua Madrasah Diniyah ataupun lembaga-lembaga yang memiliki pendidikan Islam yang bersifat salaf atau pendidikan corak tradisional. Apa sajakah yang dibahas di dalam kitab Fathul Qorib ini?

Kitab Fathul Qorib ini berisi tentang muqadimmah serta pembahasan terkait dengan ilmu fiqih. Nomor kita sendiri dibahas secara garis besar yang terdiri dari empat bagian yaitu terkait dengan tata cara pelaksanaan ibadah masalah nikah muamalah tentang kajian hukum Islam yang didalamnya juga membahas terkait dengan jinayat atau kriminalitas.

Kitab fiqih pada bagian awal ini membahas terkait dengan tata cara dari pelaksanaan ibadah yaitu zakat, shalat, puasa, bersuci, serta haji.

Ada 13 pasal di dalam kitab ini yang membahas terkait dengan bersuci ataupun thaharah. Membahas tentang benda najis, wudhu, pemakaian siwak adab dalam membuang air kecil dan air besar, tayamum, ada juga pembahasan tentang haid serta nifas.

Tata cara dalam bersuci ini sangat penting untuk menjalankan ibadah. Cara melakukan bersuci yang tidak benar maka ibadah akan sia-sia. Oleh karena itu pembahasan tentang bersuci ini perlu diketahui oleh seseorang yang baru belajar dalam agama Islam.

Pengarang Kitab Fathul Qorib juga mengajarkan tentang tata cara salat yang menjelaskan syarat orang wajib salat, tata cara dan lain sebagainya.

Baca juga Inilah Biografi Lengkap Pengarang Kitab Riyadul Badiah untuk menambah wawasan