close
Dauroh Tahsin Tahfidz Ramadhan
Logo Website Annajah
Search

Kumpulan Huruf Pegon Lengkap beserta Panduan Menulisnya

Table of Contents

Huruf Pegon adalah tulisan huruf hijaiyah atau Arab, tetapi praktik bahasanya memakai bahasa daerah seperti bahasa Jawa. Bentuk huruf Pegon pada dasarnya seperti huruf-huruf Arab, tapi harakat tidak digunakan selayaknya tulisan Arab biasanya. Cari tahu seputar huruf pegon lengkap dan bagaimana panduan menulisnya melalui artikel berikut.

Apa Itu Huruf Pegon?

Kata Pegon itu sendiri berasal dari bahasa Jawa, pego. Artinya yaitu menyimpang, jenis huruf ini dianggap menyimpang kalau dibandingkan dengan pakem penulisan kata Arab pada umumnya. Huruf pegon tidak memakai harakat dalam penggunaannya, tapi memakai huruf vokal.

Harakat bisa dipakai pada Huruf Pegon tapi hanya dilakukan kalau ada kerancuan saja. Pegon itu sendiri merupakan hasil dari akulturasi budaya lokal Nusantara dengan kebudayaan Islam. Penggunaan huruf Arab merupakan hasil representasi kebudayaan Islam dan merupakan dasar penggunaannya. 

Adapun tujuan utama dari modifikasi huruf seperti ini yaitu memudahkan penyebaran Islam terutama kepada mereka yang masih dekat dengan unsur-unsur kepercayaan lama mereka. Huruf pegon dibuat dengan sangat baik, karena inilah hasil olahan aksara Arab agar biisa lebih mudah dipahami mereka yang bukan orang Arab.

Huruf Pegon memiliki keunikan tersendiri, kalau kita lihat sekilas, tulisan pegon sangat menyerupai tulisan Arab karena memang huruf Arab yang menjadi dasarnya. Tapi saat kita cermati rangkaian atau susunannya, bukan tipikal susunan huruf Arab. 

Mereka yang dari Arab bisa saja tidak dapat membaca tulisan Pegon. Semisal mereka bisa membacanya, tidak sejelas atau setepat bacaan masyarakat Jawa asli.

Huruf Pegon Lengkap

Untuk mengenal huruf pegon lengkap, coba simak beberapa poin berikut:

1. Konsonan

Beberapa huruf berikut bukan termasuk huruf Arab asli:

ا : ʾalif ز : za ڤ : pa
ب : bāʾ س : sin ق : qaf
ت : tāʾ ش : syin ك : kaf
ث : ṡaʾ ص : sad ڮ : gaf
ج  : jīm ض : dha ل :lam
چ : ca ط : ta م : mim
ح : ha ڟ : tha ن : nun
خ : kha ظ : za ۑ : nya
د : dal ع : ain’ و : wau
ذ : zal غ : gain ھ : ha
ڎ : dha ڠ : nga ي : ya
ر : ra ف : fa

2. Harakat

Harakat fatḥah dalam kaidah pegon dipakai untuk bisa membedakan fonem é dan i maupun o dan u. Agar bisa menandakan konsonan konsonan mati, maka bisa dilambangkan dengan menggunakan huruf tanpa terdapat harakat. Sementara untuk vokal ê bisa dilambangkan dengan memakai simbol pepet, dan vokal è bisa dilambangkan dengan menggunakan alif khanjariah.

كا كي كو كَي كۤ كٰي كَو أك
ka/ kå ki ku ko ak

Untuk huruf vokal yang berada di awal, maka dilambangkan dengan menggunakan alif hamzah (أ)

أ إ أو إي اۤ أي او
A/Å I U É Ê È O

Berikut huruf-huruf rangkap konsonan 

كرا كري كرو كرَي كرَو كرۤ كرٰي
kra/krå kri kru kré kro krê krè

Sedangkan untuk vokal rangkap, seperti ini huruf-hurufnya:

كاي كاو كاَي كاَو كاۤ كاٰي كَيِ كَوِ
kai kau kaé kao kaê kaè kéi koi

Sebenarnya kaidah menyambungkan huruf pegon itu mirip dengan hijaiyah, dan cara penulisannya dari kanan juga. Untuk serapan kata bahasa Arab bisa ditulis tetap seperti aslinya.

Panduan Menulis Huruf Pegon

Agar anda lebih mudah dalam memahami huruf pegon lengkap, coba simak pembahasan berikut seputar panduan penulisannya:

  • Huruf (ف) Fa bisa menjadi P dengan tambahan 2 titik 
  • Huruf (ج) Jim bisa menjadi C jika ditambahkan 2 titik 
  • Huruf (ي) Ya bisa menjadi NY jika ditambahkan 2 titik 
  • Huruf (ع) Ain bisa menjadi NG dengan tambahan 3 titik 
  • Huruf (ك) Kaf bisa menjadi G jika ditambahkan 3 titik 
  • Huruf pegon kalau bertemu alif, maka dibaca A (Indonesia), sementara dalam bisa juga dibaca O dalam bahasa Jawa. Contohnya misal Surabaya, yang kalau dilafalkan dalam bahasa Jawa menjadi Suroboyo, maka huruf pegonnya سورابايا.
  • Huruf Pegon jika bertemu Wawu, maka dibaca U, tapi bisa dibaca O juga.
  • Konsonan rangkap huruf pegon cukup berbeda dengan versi Indonesia. Untuk versi pegon, maka konsonan rangkap dilafadzkan sedetail mungkin. Misalkan “Struktur”, kata ini sudah benar untuk versi Indonesia, tapi kalau dijadikan versi pegon, kata tersebut akan sulit penulisannya. Sehingga “Struktur” versi huruf pegon akan menjadi “Seteruktur”, pegonnya yaitu ستروكتور

Itulah pembahasan kali ini mengenai huruf pegon lengkap, dan juga bagaimana panduan menulis huruf tersebut. Seperti yang tertera di atas, terdapat beberapa perbedaan penulisan karena memang pegon merupakan modifikasi dari penggunaan huruf hijaiyah atau bahasa Arab.