close
Dauroh Tahsin Tahfidz Ramadhan
Logo Website Annajah
Search

Bagaimana Bacaan Ayat Kursi yang Benar?

Bagaimana Bacaan Ayat Kursi yang Benar?

Table of Contents

Al-Quran adalah mukjizat agung dari Allah kepada Nabi Muhammad. Begitu juga dengan Surat Al-Baqarah yang memiliki kandungan ayat terbanyak, dan di setiap ayatnya memiliki keistimewaan masing-masing.

Bacaan Ayat Kursi menjadi ayat ke-255 dalam Surat Al-Baqarah yang memiliki derajat paling tinggi dan keistimewaan luar biasa. Alhasil, banyak menjadikannya sebagai salah satu dzikir yaumiyah. 

Di bawah ini adalah bacaan ayat kursi beserta terjemahnya:

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ٢٥٥

(Allāhu lā ilāha illā huw(a), al-ḥayyul-qayyūm(u), lā ta’khużuhū sinatuw wa lā naum(un), lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), man żal-lażī yasyfa‘u ‘indahū illā bi’iżnih(ī), ya‘lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai’im min ‘ilmihī illā bimā syā'(a), wasi‘a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ(a), wa lā ya’ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm(u).)

Terjemah Kemenag 2019

  1. Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung.

Kapan sebaiknya membaca ayat kursi?

Semua orang memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam, ada yang bisa memanfaatkannya dengan baik, digunakan untuk hal positif dan produktif namun adapula yang menyia-nyiakannya. Sebagian dari mereka ada yang istiqomah membaca wirid-wirid karya para ulama’.

Mengutip dari laman muslim.or.id:

Abu Umamah menjelaskan bahwa Rasulullah SAW bersabda.

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَكُلِّ صَلَاةٍ مَكْتُوْبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُوْلِ الْجَنَّةِ إِلَّا أَنْ يَمُوْتَ

Barang siapa yang membaca Ayat Kursi tiap usai shalat wajib, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain – belum datangnya – kematian. (HR. An-Nasa’i dalam Al-Yaum wa Al-Lailah: 10).

Adapula diriwayatkan Ubay bin Ka’b radhiallahu ‘anhu, disebutkan bahwa si jin mengatakan:

مَنْ قَالَهَا حِينَ يُمْسِي أُجِيرَ مِنَّا حَتَّى يُصْبِحَ ، وَمَنْ قَالَهَا حِينَ يُصْبِحُ أُجِيرَ مِنَّا حَتَّى يُمْسِيَ

“Barangsiapa membacanya ketika sore, ia akan dilindungi dari kami sampai pagi. Barangsiapa membacanya ketika pagi, ia akan dilindungi sampai sore.” (HR. ath-Thabrani no. 541, dan al-Albani mengatakan bahwa sanadnya bagus).

Dalam kisah Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dengan setan yang mencuri harta zakat, disebutkan bahwa setan tersebut berkata,

“Biarkan aku mengajarimu beberapa kalimat yang Allah memberimu manfaat dengannya. Jika engkau berangkat tidur, bacalah ayat kursi. Dengan demikian, akan selalu ada penjaga dari Allah untukmu, dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi.”

Ketika Abu Hurairah menceritakannya kepada Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam, beliau berkata,

“Sungguh ia telah jujur, padahal ia banyak berdusta.” (HR. al-Bukhari no. 2187)

Dari 3 hadits di atas dapat disimpulkan bahwa sebaiknya ayat kursi dibaca setiap selesai sholat wajib 5 waktu, saat pagi dan sore hari serta ketika akan tidur.

Ayat Kursi Bacaan untuk apa?

Pernahkah kita berpikir mengapa ayat ini sering ditemui pada rangkaian wirid?

Sebenarnya apa kehebatan dari ayat 255 surat al-Baqarah ini sehingga kita dianjurkan untuk sering membacanya? Ternyata ada beberapa alasan dan tujuan  membacanya:

  1. Mengandung makna yang sangat mengagumkan dan merupakan induk semua ayat al-Quran.
  2. Siapa yang membaca ayat kursi di rumahnya maka akan diberkahi oleh Allah, dijaga dari gangguan jin dan setan.
  3. Memudahkan proses saat seseorang sedang sakaratul maut.
  4. Untuk ketenangan lahir dan batin, dijauhkan dari kebimbangan, kesedihan dan kesukaran.
  5. Memudahkan datangnya rezeki
  6. Mempertajam pikiran
  7. Siapa yang membacanya pada pagi hari, maka Allah menjaga pembaca tersebut sampai malam. Dan bila dibaca pada waktu malam, syaitan akan meninggalkan rumahnya dan tidak akan memasukinya hingga pagi serta dijauhkan dari mimpi buruk.
  8. Orang yang membaca ayat kursi akan dilindungi dari ‘ain dan sihir. Untuk mengatasi bayi atau anak kecil yang rewel karena diganggu jin atau syaitan, juga untuk mencegah dari gangguan keduanya.

Itulah penjelasan mengenai ayat kursi beserta manfaatnya, banyak sekali bukan? Kamu bisa membacanya setiap hari agar kamu mendapatkan manfaatnya. 

Agar bacaan Ayat Kursi semakin bagus dan benar, kamu perlu memperhatikan tahsinnya. Melalui artikel Bagaimana Tahsin Ayat Kursi yang Tepat dan Baik, kamu bisa mengenal tahsin pada Ayat Kursi. 

Mau tau lebih dalam ilmu tentang Al-Quran? Mari gabung dan belajar bersama An-najah!