close
Dauroh Tahsin Tahfidz Ramadhan
Logo Website Annajah
Search

Isim Manqush: Definisi, Kaidah, Fungsi, Anggota dan Contohnya!

isim manqush

Table of Contents

Tidak jarang jika banyak orang yang dihadapkan pada kendala atau masalah tertentu saat mempelajari ilmu bahasa Arab. Selain karena belum terbiasa, orang tersebut juga harus terlebih dahulu menguasai tiga elemen dasar dalam mempelajari bahasa Arab yaitu isim, termasuk isim manqush, fi’il dan harf.

Pada artikel hari ini, kita akan berdiskusi tentang apa itu isim manqush, bagaimana penggunaan, serta contoh-contoh langsungnya. Yuk disimak!

Definisi Isim Manqush

Isim manqush adalah setiap isim mu’rab yang huruf akhirnya diakhiri dengan ya lazimah dan huruf sebelumnya memiliki harakat kasrah.

Berdasarkan huruf akhirnya, kalimat isim dapat dibedakan menjadi tiga bagian, antara lain:

  1. Isim shahihul akhir yang memiliki pengertian isim yang huruf akhirnya tidak berupa huruf ‘illat atau alif mamdudah. Contohnya: الرَّجُلُ، الْمَرْأَةُ، الْكِتَابُ، الْقَلَمُ. 
  2. Isim syibus-shahihil akhir merupakan isim yang akhirnya berupa huruf ‘illat dan huruf sebelumnya adalah sukun. Contohnya: دَلْوٌ، ظَبْيٌ، هَدْيٌ، سَعْيٌ. 
  3. Isim ghairu shahihil akhir yang terdiri dari isim maqshur, isim manqush dan isim mamdud. 

Ketiga isim ini merupakan jenis isim mu’tal akhir yang jumlahnya tidak sebanyak shahihul akhir dalam Al-Quran dan kosa kata bahasa Arab pada umumnya. Jika dilihat dari struktur dan bangunan huruf akhirnya, isim memiliki empat bagian yaitu isim maqshur, isim manqush, isim mamdud dan isim shahih. 

Pembahasan kali ini akan lebih difokuskan pada isim manqush. Lalu apakah yang dimaksud dengan isim manqush?

Menurut bahasa, kata manqush memiliki arti yang dikurangi. Sedangkan menurut istilah ilmu nahwu, isim manqush merupakan setiap isim mu’rab yang huruf akhirnya diakhiri dengan ya lazimah dan huruf sebelumnya memiliki harakat kasrah.

Kaidah Isim Manqush yang Perlu Diperhatikan

Dalam memahami isim manqush, ada beberapa kaidah atau peraturan yang perlu diperhatikan. 

Berikut kaidah-kaidah yang dimaksud:

  1. Jika isim manqush tidak memiliki alif dan lam atau keduanya dihilangkan, lalu huruf terakhir tidak berharakat fat-hah, maka huruf ya dihilangkan. 

Kemudian huruf yang ada sebelum ya dijadikan kasratain. Berikut contoh isim manqush yang menggunakan alif dan lam dan yang tidak menggunakan alif dan lam:

  • Isim manqush yang menggunakan alif dan lam: al-qaadhii.
  • Isim manqush yang tidak menggunakan alif fan lam: qaadhin.
  1. Jika isim manqush berfungsi sebagai kata yang mensifati benda atau berfungsi sebagai khabar, maka dia mengikuti aturan na’tun dan man’ut, atau aturan mubtada dan khabar. 

Berikut contoh kalimat isim manqush mudzakkar dan muannats:

  • Isim mudzakkar: haadzaa al-qalamu ghaalin yang berarti pena ini mahal.
  • Isim muannats: haadzihi as-saa’atu ghaaliyatun yang berarti jam tangan ini mahal.

Dari contoh diatas, ghaalin berasal dari ghaaliyun. Sehingga format muannatsnya menjadi ghaaliyatun.

Anggota dan Contoh Isim Manqush

Untuk lebih mendalami pelajaran tentang isim manqush ini, ada baiknya untuk menyimak contoh-contoh dari isim manqush itu sendiri. Berikut beberapa contoh yang bisa dipelajari:

  • Muhaamin yang memiliki arti pengacara
  • Qaadhin yang memiliki arti hakim
  • Waadin yang memiliki arti lembah
  • Murabbin yang memiliki arti pendidik atau guru
  • Raa’in yang memiliki arti pemimpin, penjaga, penggembala
  • Mushallin yang memiliki arti orang yang sholat
  • Daa’in yang memiliki arti penyeru, juru dakwah, orang yang berdoa
  • Haadin yang memiliki arti penuntun, pembimbing
  • Muftin yang memiliki arti mufti atau orang yang memberi fatwa

I’rob Isim Manqush

Tanda I’rob pada isim manqush ada tiga tanda, antara lain:

  1. Rofa’ yaitu dhommah muqoddaroh
  2. Nashob yaitu fat-hah yang terlihat jelas dalam tulisan (tidak muqoddaroh)
  3. Jer yaitu kasroh muqoddaroh.

Perlu diperhatikan bahwa pada tanda rofa’ dan jer, tanda i’robnya dikira-kira. Hal ini dikarenakan berat bagi lidah orang Arab. Untuk tanda nashob sendiri, tanda fat-hahnya jelas, baik saat diucapkan maupun dalam bentuk tulisan. Hal ini dikarenakan oleh ringannya di lisan orang Arab.

Jamak Isim Manqush

  1. Jamak Mudzakkar Salim

  • Tanda rafa’ yaitu adanya penambahan wau dan nun. Contohnya: jaa aqoo dhiyuuna.
  • Tanda nashob dan jer yaitu adanya penambahan ya dan nun. Contohnya: ro aituqoo dhiyiina dan marortu biqoo dhiyiina.
  1. Jamak Muannats Salim

  • Tanda rafa’ contohnya: jaa aqoo dhiyaatu
  • Tanda nashob dan jer contohnya: ro aituqoo dhiyaatin dan ro aitubiqoo dhiyaatin

Kesimpulan yang Dapat Ditarik

Dari pembahasan di atas, dapat disumpulkan bahwa isim manqush merupakan isim mu’rob yang huruf akhirnya berupa ya lazimah dan huruf sebelumnya memiliki harakat kasroh. Kemudian tanda i’rob nashob dari isim manqush adalah berupa fat-hah dhohir, sedangkan untuk untuk rofa dan jer, tanda i’robnya muqoddaroh.

Bagaimana? Apakah kamu sudah paham mengenai isim manqush?

Jika tertarik untuk mempelajari isim lain, kamu bisa membaca artikel Isim Maqshur: Definisi, Fungsi, Anggota dan contohnya. Yuk baca sekarang!